Penelitian
Pengajuan proposal, verifikasi, review, pendanaan, monitoring, dan luaran penelitian.
Lihat data penelitian →

Platform terpadu untuk pengelolaan proposal, dokumen strategis, verifikasi, review, pendanaan, monitoring, luaran, dan pelaporan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.
Pengajuan proposal, verifikasi, review, pendanaan, monitoring, dan luaran penelitian.
Lihat data penelitian →Pengelolaan proposal, verifikasi, review, pendanaan, monitoring, dan luaran pengabdian.
Lihat data pengabdian →Seluruh pengumuman LPPM yang telah dipublikasikan, dari yang terbaru hingga terdahulu.
Lihat pengumuman →Informasi resmi yang dipublikasikan LPPM untuk pengunjung SIMON PETRUS.
SIMON-PETRUS adalah Sistem Informasi Manajemen Online – Portal Evaluasi Tata Kelola Riset Unggulan dan Sewaka. Nama tersebut lahir dari kebutuhan Universitas Katolik Santo Thomas untuk memiliki satu ruang digital yang menghubungkan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan, dan peningkatan mutu penelitian serta pengabdian kepada masyarakat secara terpadu.
SIMON menegaskan fungsi utamanya sebagai sistem informasi manajemen yang bekerja secara online. Sementara itu, PETRUS menjadi identitas portal yang membawa makna kepemimpinan, keteguhan, tanggung jawab, dan pelayanan. Dalam konteks aplikasi, nama Simon-Petrus digunakan sebagai simbol identitas yang dekat dengan karakter institusi Katolik, namun fungsi dan tata kelola sistem tetap bersifat profesional, terbuka, akuntabel, dan berbasis data.
Sewaka ditempatkan pada nama aplikasi untuk menegaskan dimensi pelayanan. Secara etimologis, istilah ini dimaknai dari rumpun kata Sanskerta sevā/ sevaka yang berkaitan dengan melayani, pengabdian, pendampingan, atau seseorang yang memberikan pelayanan. Sumber leksikal Sanskerta mencatat sevaka sebagai pelayan, pendamping, pengikut, atau orang yang mengabdi, sedangkan sevā berkaitan dengan tindakan pelayanan dan pengabdian. Dalam SIMON-PETRUS, Sewaka dimaknai secara kontekstual sebagai semangat melayani melalui ilmu, tata kelola, dan pengabdian, bukan sekadar istilah administratif.
Dengan demikian, nama SIMON-PETRUS lahir dari pertemuan tiga gagasan: manajemen digital melalui SIMON, kepemimpinan dan keteguhan pelayanan melalui PETRUS, serta semangat pengabdian melalui Sewaka. Ketiganya diterjemahkan ke dalam satu platform yang mengelola siklus riset dan pengabdian mulai dari dokumen strategis, proposal, verifikasi, review, pendanaan, monitoring dan evaluasi, luaran, pelaporan, sampai tindak lanjut peningkatan mutu.
Dalam konteks Universitas Katolik Santo Thomas, nama ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa teknologi bukan tujuan akhir. Teknologi menjadi sarana untuk membangun tata kelola yang terarah, transparan, akuntabel, humanis, berbudaya, melayani, dan berkelanjutan, sehingga penelitian dan pengabdian tidak berhenti pada dokumen, tetapi menghasilkan pengetahuan, inovasi, pembelajaran, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Catatan: uraian tentang makna SIMON-PETRUS dan Sewaka di atas merupakan pemaknaan identitas aplikasi untuk menjelaskan filosofi nama dan tujuan sistem, bukan kutipan dari keputusan resmi penamaan Universitas Katolik Santo Thomas.
Dokumen strategis Universitas ditetapkan LPPM menjadi acuan Program Studi. Proposal dosen diproses melalui verifikasi, penugasan reviewer, hasil review, penetapan dana, monitoring, dan penyelesaian luaran.
LPPM Universitas Katolik Santo Thomas MedanJl. Setiabudi No. 479 F Tanjungsari MedanEmail : lppm@ust.ac.id